• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

Gubernur Minta Dukungan Semua Pihak Tangani Karhutla

September 24, 2026
in Pemprov Kalsel
GUBERNUR Kalimantan Selatan H Muhidin bersama Wamenko Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrofiq saat menyempaikan keterangan terkait penanganan Karhutla di Kalsel.

GUBERNUR Kalimantan Selatan H Muhidin bersama Wamenko Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurrofiq saat menyempaikan keterangan terkait penanganan Karhutla di Kalsel.

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin meminta dukungan lebih luas dari dunia usaha untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalsel.

Lebih dari 300 perusahaan yang beroperasi di Kalsel akan dikonsolidasikan untuk terlibat dalam gerakan pemadaman Karhutla secara serentak.

Hal itu disampaikan Gubernur H Muhidin saat mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring Penanggulangan Kebakaran Hutan di Wilayah Kalimantan Selatan bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI di Jakarta, Rabu (23/9) siang.

Dalam rapat itu, H Muhidin memaparkan kondisi terkini penanganan Karhutla, termasuk kawasan ring 1 di sekitar bandara Syamsuddin Noor yang hingga kini masih menjadi perhatian. Menurutnya, petugas terus melakukan penjagaan setiap hari untuk mengantisipasi munculnya api baru.

Kondisi cukup serius juga terjadi di sekitar Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Menurut Gubernur H Muhidin, kebakaran di kawasan tersebut sempat membesar hingga penghuni kamar rumah sakit harus dievakuasi.

Pemerintah kemudian mengerahkan ekskavator untuk mengamankan kawasan sekitar rumah sakit dan membuka akses guna mencegah api mendekat.

“Yang di Sambang Lihum itu kemarin kebakarannya cukup besar. Penghuni kamar kita evakuasi, kemudian kita turunkan ekskavator untuk mengamankan sekitar rumah sakit,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov Kalsel bersama Forkopimda, petugas lapangan dan relawan terus melakukan pemadaman, namun dukungan perusahaan sangat dibutuhkan untuk menambah kekuatan personel, peralatan dan kemampuan operasional di lapangan.

H Muhidin menyebut sejumlah perusahaan, seperti Jhonlin dan Antang Gunung Meratus, telah memberikan dukungan dalam penanganan Karhutla. Beliau mengapresiasi kontribusi tersebut dan mengajak perusahaan lainnya untuk ikut mengambil bagian.

“Alhamdulillah, atas undangan dari Kementerian Koordinator Bidang Pangan ini, konsolidasi antara pemerintah daerah bersama lebih dari 300 perusahaan ini semoga dapat mempercepat penanganan Karhutla yang Insyaallah kita akan lakukan secara serentak nantinya” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, penanganan Karhutla di Kalimantan Selatan menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini.

Upaya tersebut akan dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh kekuatan yang tersedia, baik dari pemerintah maupun dunia usaha.

“Kita akan mulai dalam waktu segera dan dilakukan serentak dalam satu kesatuan waktu yang melibatkan semua unsur-unsur kekuatan ekonomi, kekuatan pemerintahan yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan,” kata Hanif usai rapat.

Hanif menjelaskan, langkah tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2026 tentang Penguatan Penegakan Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar dan Pengendalian Karhutla.

Menurutnya, melalui Inpres tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga mendapat mandat untuk melakukan penanganan dan penanggulangan Karhutla di kawasan swasembada pangan, energi dan air.

Khusus di Kalsel, pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap penanganan Karhutla selama sekitar 1,5 bulan terakhir, terutama di wilayah Ring 1 atau kawasan utama Karhutla di Banjarbaru yang didominasi lahan gambut.

“Ini terjadi di daerah gambut. Sepertinya kita mengingat ketersediaan air yang semakin terbatas. Kita perlu melakukan gerakan massal di dalam rangka penanggulangan karhutla,” ujar Hanif.

Wamenko menyebut, sepanjang Agustus, pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan telah mengerahkanhampir 3.500 personel setiap hari, didukung lebih dari 300 pompa air dan lebih dari 30 unit alat berat untuk menangani Karhutla di kawasan tersebut.

Namun, kondisi kemarau panjang membuat penanganan di lapangan menghadapi tantangan. Pemerintah pun menyiapkan berbagai metode untuk mempercepat pemadaman sekaligus mencegah api kembali muncul.

“Namun ternyata kering yang cukup panjang tidak memudahkan (karhutla) untuk ditanggulangi. Sehingga segala macam metodologi kita tempuh untuk kita lakukan,” katanya.

Untuk langkah jangka pendek, Hanif menegaskan pentingnya pengerahan seluruh kekuatan secara bersamaan. Pemadaman akan dilakukan terhadap setiap titik api yang muncul agar tidak berkembang dan menjalar ke kawasan lainnya.

“Kita merencanakan ke depan bahwa ini api harus kita keroyok habis. Jadi semua potensi yang muncul api harus dilakukan pemadaman serentak, sehingga api tidak sempat lagi menjalar,” ujar Hanif.

Dalam dialog bersama perwakilan perusahaan, pemerintah juga menjelaskan pola pengerahan serta kebutuhan dukungan di lapangan. Keterlibatan dunia usaha diarahkan untuk memperkuat personel, pompa air, alat berat dan dukungan operasional lainnya sesuai kemampuan masing-masing perusahaan.

Melalui konsolidasi antara pemerintah dan dunia usaha, penanganan Karhutla di Kalsel diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan terpadu, sekaligus memperkuat upaya pencegahan agar titik api tidak kembali muncul di kawasan yang telah ditangani.

Turut hadir dalam rapat tersebut Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar, Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah, Hanifah Dwi Nirwana, Kabinda Kalsel Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan serta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel. adp/ani

 

Related Posts

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin saat memberi arahan terkait pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan lahan gambut

Gubernur Terus Pantau dan Turun Padamkan Api di Lahan Gambut

Oktober 7, 2026
Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Selatan, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi usai membuka pelatihan berkesempatan mengunjungi Rumah Kemasan yang dikelola Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

Ketua BKOW Kalsel Dorong Perempuan Aktif Gerakan Organisasi

Oktober 7, 2026
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin didampingi Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin saat menerima kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Rumah Dinas Gubernur Kalsel di Banjarmasin

Gubernur H Muhidin Terima Dubes Belanda

Oktober 5, 2026
Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah saat menyerahkan bibit pohon disela memperingati Hari Habitat Sedunia tahun 2026

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan kualitas RTLH

Oktober 5, 2026
Next Post
Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Dinas Sosial setempat saat menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana kekeringan di Banjarmasin

TP PKK Salurkan Bantuan Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terkini

Mahasiswa Kelautan Tewas Kecelakaan

Terkait Ambruknya Beton di SMPN 6, Kanit Reskrim: Tidak Ada Unsur Pidana

Januari 24, 2024
FOTO BERSAMA - Anggota Peradin Kalsel berfoto bersama usai sukses menggelar Konferwil I yang dilaksanakan di Ruang Hydra Hotel Nasa Banjarmasin, Sabtu (12/10). Pada Konferwil tersebut, Akhmad Rohidi kembali terpilih memimpin Peradin Kalsel periode 2024-2029.

Sukses Gelar Konferwil, Rohidi Kembali Pimpin Peradin Kalsel

Oktober 13, 2024
GUBERNUR Kalsel Sahbirin Noor ketika memberikan sambutan pada peringatan Hari Santri Nasional 2023 (HSN) tingkat provinsi di halaman Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru, Minggu (22/10) pagi.

Paman Birin Kenang Syekh Arsyad Al-Banjari dan Guru Sekumpul

Oktober 22, 2023
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?