• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

Gubernur H Muhidin Terima Dubes Belanda

Oktober 5, 2026
in Pemprov Kalsel
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin didampingi Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin saat menerima kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Rumah Dinas Gubernur Kalsel di Banjarmasin

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin didampingi Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin saat menerima kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Rumah Dinas Gubernur Kalsel di Banjarmasin

Share on FacebookShare on Twitter

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin menerima kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Rumah Dinas Gubernur Kalsel di Banjarmasin, Senin (5/10).

Dalam pertemuan yang dihadiri Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin tersebut membahas sejumlah peluang kerja sama antara Kalsel dan Belanda.

Gubernur H Muhidin mengatakan, dalam pertemuan itu Adriaan Palm menanyakan kondisi masyarakat Kalsel, termasuk aktivitas dan pekerjaan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat. “Kita jawab bahwa kita ini ada petani, ada pegawai, ada pekerja. Artinya merata,” ujar Muhidin.

Salah satu peluang kerja sama yang dibahas adalah pengelolaan infrastruktur pengendali banjir atau Riam Kiwa. Muhidin mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut telah mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat, termasuk proses pembebasan lahan.

Pemprov Kalsel juga mengharapkan dukungan Belanda dalam hal desain kawasan setelah pembangunan selesai, khususnya agar lahan di sekitar saluran dapat dikembangkan menjadi kawasan pertanian dan persawahan.

Menurut Gubernur H Muhidin, meskipun produksi beras Kalsel saat ini surplus, peningkatan produksi tetap penting agar dapat membantu memenuhi kebutuhan daerah lain.

Selain itu, Muhidin menyampaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama pengelolaan kawasan gambut dan menyebut Indonesia sebelumnya telah mendapatkan bantuan water bombing dari Belanda untuk mendukung penanganan karhutla.

Menurut Muhidin, pengelolaan gambut di Kalsel memiliki tantangan tersendiri karena sebagian kawasan telah dimanfaatkan masyarakat. Karena itu, diperlukan desain pengelolaan yang tepat agar kawasan gambut tetap dapat dimanfaatkan tanpa meningkatkan risiko kebakaran meluas. “Yang jelas kita saat ini mungkin bagaimana desain gambut itu supaya jangan terbakar secara meluas,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Muhidin juga mengangkat persoalan sejumlah aset dan benda bersejarah asal Kalimantan Selatan yang berada di Belanda, di antaranya benda pusaka dan koleksi intan yang memiliki nilai sejarah bagi Kalsel.

Muhidin mengatakan, pihak Belanda membuka peluang bagi Pemprov Kalsel untuk menyampaikan surat resmi terkait aset-aset tersebut. Ia pun langsung meminta Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin bersama jajaran terkait menyiapkan surat tersebut.

“Saya perintahkan Pak Sekda dengan rekan-rekan lain, mulai hari ini sampai malam, harus besok sudah selesai suratnya,” tegasnya seraya menjelaskan surat tersebut nantinya juga akan disampaikan kepada Kementerian Kebudayaan RI.

Gubernur H Muhidin berharap momentum kunjungan Menteri Kebudayaan RI ke Belanda dalam waktu dekat dapat dimanfaatkan untuk membahas kemungkinan pengembalian aset bersejarah tersebut ke Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan.

Namun, Muhidin memahami pengembalian aset tersebut membutuhkan pembicaraan lebih konkret antara pemerintah Indonesia dan Belanda. “Beliau tidak bisa memastikan apakah itu bisa dikembalikan atau tidak. Karena itu perlu pembicaraan yang lebih konkret antara Indonesia dengan pemerintah Belanda,” jelas Muhidin.

Gubernur H Muhidin berharap komunikasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat kerja sama sekaligus memperjuangkan warisan sejarah Kalsel. MC Kalsel/Fuz/ani

 

Related Posts

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah saat menyerahkan bibit pohon disela memperingati Hari Habitat Sedunia tahun 2026

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan kualitas RTLH

Oktober 5, 2026
GUBERNUR Kalimantan Selatan H Muhidin saat menandatangani berita acara pelantikan kepala sekolah dan pejabat fungsional di lingkungan Pemprov Kalsel.

Gubernur : Jaga Kerukunan di Sekolah

Oktober 5, 2026
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin berfoto bersama Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin dan pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel disela apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancaila tahun 2026

Gubernur Ajak Masyarakat dan ASN Amalkan Nilai-Nilai Pancasila

Oktober 4, 2026
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Rusma Khazairin saat menyerahkan piala da penghargaan kepada juara I dalam Lomba Cerdas Cermat Clash of Banua Tingkat SMA/SMK se-Kalimantan Selatan Tahun 2026

Pemprov Kalsel Dukung Clash of Banua, Dorong Pelajar Raih Prestasi

Oktober 4, 2026

Berita Terkini

SERAHKAN BANTUAN - Guru Supian Al Banjari didampingi Widi Gunawan saat menyerahkan bantuan empat ekor sapi untuk Haul Akbar ke-77 Habib Hamid bin Abbas Bahasyim atau Habib Basirih kepada Husin Luthfie, Buyut Habib Basirih, Selasa (28/11).

Haul Akbar Habib Basirih, Paman Birin Sumbang Empat Ekor Sapi

November 28, 2023
ANGGOTA DPRD Kalsel Dr H Karlie Hanafi Kalianda SH MH saat menyerahkan cinderamata berupa lambang negara Indonesia kepada Kepala Desa Anjir Pasar Kota Abriansyah.

Karlie: Banyak Masyarakat Belum Pahami Prinsip Kebangsaan

Februari 6, 2024
ACARA sertijab Polresta Banjarmasin, Senin (11/12).

Empat Kapolsek Resmi Berganti

Desember 11, 2023
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?