BANJARMASIN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman turut membaur dengan para habaib, ulama dan tuan guru serta ribuan jamaah pada puncak haul ke-80 Habib Hamid bin Abbas Bahasyim (Habib Basirih), di area Kubah Keramat Basirih, Kelurahan Basirih, Banjarmasin, Sabtu (31/10).
Jamaah haul dari berbagai pelosok di Kalsel dan sekitarnya itu berbondong-bondong datang melalui jalur sungai maupun darat dan tidak sedikit yang tiba sejak subuh hari.
Sejumlah habaib dan ulama hadir, diantaranya Habib Idrus bin Abdullah Al Idrus, Habib Abubakar bin Abdul Kadir (Malang), Habib Muhammad Ali bin Idrus Hasan bin Hamid Bahasyim, Habib Zakaria Bahasyim dan Habib Hamdi Bahasyim, Walikota Banjarmasin, HM Yamin, serta sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel.
Pada kesempatan itu, Wagub Kalsel, Hasnuriyadi mengajak masyarkat untuk terus menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta meneladani keteladanan para ulama dalam kehidupan sehari-hari.
Kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, ujar Wagub, hendaknya berjalan seiring dengan komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Perbedaan dan berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat harus disikapi dengan semangat persaudaraan, kekompakan serta saling mendukung.
“Saya kira hal paling penting adalah cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. Apa pun yang dihadapi, tentu kita harus selalu bersatu, solid dan melakukan yang terbaik,” sampai Wagub.
Tak lupa, Wagub menyampaikan salam hormat dari Gubernur Kalsel Muhidin kepada para jamaah haul yang hadir.
“Izinkan ulun menyampaikan salam hormat dari Gubernur H. Muhidin. Beliau juga memohon doa, dengan semua tantangan yang dihadapi saat ini, ada karhutla dan lain sebagainya. Mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan kemudahan,” ucap Hasnuriyadi.
Lebih lanjut dikatakan, pemerintah provinsi (Pemprov) terus berupaya memberikan pelayanan dan melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
Namun demikian, sebut Hasnur (sapaan akrabnya), upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, habaib, dan alim ulama menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai persoalan serta mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih baik.
“Kami di pemerintah siap melaksanakan tugas. Namun, kami tidak mampu melaksanakannya sendri. Tentunya kami sangat mengharapkan dukungan dan kerja sama seluruh masyarakat Banua, bimbingan para habaib dan ulama, serta yang paling penting doa kita bersama,” tuturnya.
Wagub juga mengungkapkan rasa syukur atas keberadaan banyak ulama dan tokoh agama di Kalimantan Selatan yang selama ini menjadi panutan sekaligus sumber tuntunan bagi masyarakat.
Kegiatan keagamaan seperti haul tidak hanya menjadi sarana mengenang perjalanan hidup dan perjuangan seorang ulama, tetapi juga momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, serta memperdalam kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Atas nama Pemprov Kalsel, Hasnur menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan seperti ini di seluruh wilayah Kalsel dan diharapkan masyarakat bisa menghadiri hul-haul seperti ini untuk meningkatkan ketaqwaan kepasa Allah SWT dan Rasulullah SAW.
Tausiah atau pesan-pesan keagamaan disampaikan Pimpinan Rabithah Alawiyah (organisasi pencatat keturunan Nabi Muhammad SAW) untuk wilayah Martapura dan Kota Bnjarbaru, Habib Idrus bin Abdullah Alaydrus dari Martapura Kabupaten Banjar. sal/adpim/ani







