KOTABARU – Musyawarah Seniman (Musen) ke-8 Dewan Kesenian Kabupaten Kotabaru Tahun 2026 resmi dibuka di Ballroom Hotel Grand Surya Kotabaru.
Ketua panitia pelaksana Rahmadi menyampaikan, kegiatan ini di ikuti sekitar 75 peserta dari berbagai komunitas seni di Kotabaru.
Ia juga mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah khususnya dinas pendidikan dan kebudayaan serta pihak lainnya, yang turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Musyawarah ini menjadi wadah penting bagi para seniman untuk memperkuat organisasi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah strategis dalam memajukan seni budaya di Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Ketua Umum Dewan Kesenian Kotabaru H Syajidan menekankan pentingnya kebersamaan dan kolaborasi antarseniman, serta dukungan pemerintah dalam mengembangkan kreativitas dan eksistensi seni budaya daerah.
Sementara, dalam sambutan Bupati Kotabaru H Muhammad Rusli yang dibacakan Staf Ahli Bupati H Akhmad Rajudinoor, apresiasi tinggi diberikan kepada seluruh insan seni dan budaya yang telah berkontribusi menjaga serta mengembangkan kekayaan budaya daerah.
Ia menilai, musyawarah ini sebagai momentum strategis untuk menentukan arah kebijakan dan program seni budaya ke depan.
“Melalui musen ke-8 ini, diharapkan lahir kepengurusan yang mampu merangkul seluruh elemen seni, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi kemajuan kebudayaan daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar melalui musyawarah ini dapat melahirkan seniman-seniman berbakat yang mampu mengikuti jejak tokoh seni terdahulu, yakni almarhum Sukri Munas, yang dikenal melalui karya-karyanya.
Selain itu, pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kotabaru. yga








