KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui dinas perikanan bekerja sama dengan tim penggerak PKK menggelar Lomba Masak Serba Ikan dalam rangka Harjad ke-76 Kabupaten Kotabaru, di Aula Paris Barantai.
Lomba ini juga sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat, serta mendorong kreativitas dalam mengolah hasil perikanan.
Kegiatan yang di ikuti perwakilan TP PKK dari kecamatan ini menampilkan beragam olahan berbahan dasar ikan yang sehat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi. Para peserta berkompetisi menyajikan menu terbaik dalam tiga katagori menu, kudapan/snack, menu balita dan menu keluarga, yang dinilai berdasarkan cita rasa, kreativitas, penyajian, serta kandungan gizi.
Ketua TP PKK Kabupaten Kotabaru Suci Anisa Rusli mengatakan, Lomba Masak Serba Ikan merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang bagi keluarga.
Ia menjelaskan, tujuan lomba ini untuk mendorong konsumsi ikan, meningkatkan kreativitas pengolahan ikan, memperkenalkan keanekaragaman masakan ikan kepada masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stanting melalui peningkatan konsumsi makanan bergizi berbasis ikan.
“Lomba ini menjadi sarana edukasi untuk mengajak masyarakat membiasakan mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas, guna mendukung kesehatan keluarga” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, lomba ini juga dapat menumbuhkan ekonomi kreatif di seluruh rumah tangga dan kelompok masyarakat, meningkatkan keterampilan memasak peserta, serta dapat dijadikan informasi bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan protein dalam rangka menyehatkan dan mencerdaskan anak serta mencegah staunting.
“Melalui lomba ini kita berharap para kader PKK Kotabaru khususnya, dapat lebih kreatif dalam mengolah ikan menjadi berbagai macam hidangan yang kreatif dan inovatif,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perikanan Kotabaru Zainal Arifin berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat masyarakat dalam mengonsumsi ikan, sekaligus memperkenalkan beragam produk olahan ikan khas daerah yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga.
“Kegiatan ini bukan hanya sekedar lomba, tetapi bagian dari upaya bersama menggerakkan masyarakat untuk gemar makan ikan, sehingga program yang dilaksanakan bisa bermanfaat ke masyarakat,” pungkasnya. yga








