RANTAU – Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin MPd menyampaikan paparan penilaian pembangunan daerah (PPD) tahap II bersama jajaran terkait di Aula Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (6/2).
Penilaian PPD dilakukan terhadap empat aspek, yaitu perencanaan pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan dokumen RKPD dan inovasi, serta penilaian dilaksanakan dalam tiga tahap, yakni penilaian dokumen, penilaian presentasi dan wawancara, serta verifikasi.
Pj Bupati Tapin M Syarifuddin mengatakan, keberhasilan pelaksanaan pembangunan ditentukan oleh keberhasilan daerah dalam menyiapkan perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian pembangunan daerah dengan baik.
Karena itu, tujuan penilaian dalam rangka mendorong pemerintah daerah untuk menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan.
“Sehingga nantinya Pemerintah Pusat dapat memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah dalam menghasilkan perencanaan yang berkualitas, dan mencapai target-target pembangunan daerah,” paparnya.
Ia menyebutkan, dalam penilaian PPD ada tujuh kabupaten/kota di Kalsel yang mendapat evaluasi dari tim Bappeda Provinsi Kalsel.
“Adapun inovasi yang kita sampaikan dalam penilaian ini ada Gepprek Peddes yang kita nilai sangat menunjang dalam pelayanan yang diberikan cepat, mudah, dan efektif kepada masyarakat,” jelasnya
Untuk diketahui, PPD merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahun.
Pemerintah Pusat memberikan apresiasi kepada provinsi, kabupaten, dan kota yang berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan, dan inovasi pembangunan.
“Dengan masukan dari tim penilai, mudah-mudahan Tapin bisa mewakili Kalsel di tingkat nasional,” pungkasnya. her








