RANTAU – Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin MPd beserta Ketua TP PKK Masrupah menghadiri pembukaan acara gerakan pangan murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan stabilitas harga pangan menghadapi Idul Fitri Tahun 2024, di Lapangan Dwi Dharma Rantau, Selasa (2/4).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tapin Ryza Ramadie SE mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah ini dalam rangka pengendalian inflasi daerah Kabupaten Tapin, dan mengurangi dampak kenaikan harga bahan pangan pokok menghadapi hari besar keagamaan nasional.
“Ada pun pembiayaan kegiatan gerakan pangan murah ini bersumber dari APBD II Kabupaten Tapin dan DPA Dinas Ketahanan Pangan Tahun 2024. Sementara sasaran penerima subsidi, yakni masyarakat dengan kategori berpendapatan sangat rendah dan rendah yang terdapat di tiga kecamatan dengan jumlah 1.100 KK,” ujarnya.
Ia menyebutkan, untuk Kecamatan Tapin Utara berjumlah 532 KK, Kecamatan Bungur berjumlah 435 KK, dan Kecamatan Lokpaikat 133 KK, dengan bentuk kegiatan berupa penjualan bahan pangan pokok murah bersubsidi dalam bentuk paket seharga Rp 105.000 (harga normal pasaran Rp 210.500),
“Satu paket sembako terdiri atas 5 kg beras kemasan premium, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng kemasan/pouch, dan 15 butir telur ayam,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, dilaksanakan juga pasar murah yang digelar Kodim 1010 Tapin dengan menyediakan paket sembako bersubsidi.
Dandim 1010 Tapin Letkol Arh Pryoni Palebangan mengatakan, berdasarkan imbauan dari komando atas agar seluruh satuan TNI baik darat, laut, dan udara untuk melaksanakan pasar murah.
“Tujuannya sama, yakni untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokoknya dalam rangka menghadapi lebaran. Karena biasanya harga sembako di pasaran mengalami kenaikan, sehingga dalam pasar murah ini masyarakat bisa mendapatkan sembako yang sudah kita subsidi,” ujarnya. her








