RANTAU – Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tapin menetapkan Khaidir AMK SKM sebagai ketua baru PPNI Tapin periode 2024-2029.
Hal itu disampaikan Ketua DPW PPNI Provinsi Kalsel H Tantawi Yauhari saat menghadiri acara musyawarah daerah PPNI Tapin, sekaligus melantik Khaidir AMK SKM sebagai ketua terpilih pada musyawarah daerah yang dilaksanakan di Aula Tamasa Kantor Setda Tapin, Kamis (19/12).
Musda ini di hadiri bupati terpilih H Yamani, Ketua DPW PPNI Provinsi Kalsel H Tantawi Yauhari, dan Pj Bupati Tapin yang diwakili Kabid Pelayanan Masyarakat dan SDK H Isro Antarikso, perwakilan forkopimda, serta instansi terkait lainnya.
“Dengan menjadi perawat holistic, bahagia, bermanfaat dan profesional, diharapkan pengurus yang telah di lantik dapat bekerja sama dengan baik, membuat program sesuai dengan amanah, dan dapat melaksanakan rencana operasional perbidang, sehingga kehadiran PPNI dapat lebih memberikan manfaat kepada masyarakat dalam memberikan layanan secara holistik dan profesional,” ucap Ketua DPW PPNI Provinsi Kalsel H Tantawi Yauhari.
Dengan masa kepemimpinan ketua PPNI yang baru, ia berharap ketua terpilih secepatnya dapat membentuk kepengurusan dan menyusun rencana serta program kerja lima tahun ke depan.
“Kita harapkan PPNI ke depan dapat mengayomi seluruh perawat dan bisa melaksanakan seluruh program serta rencana kerja yang di buat,” ujarnya.
Sementara, Bupati Tapin Terpilih H Yamani menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Musda PPNI. Ia berharap dengan adanya kepengurusan baru nanti dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Bumi Ruhui Rahayu.
“Para perawat yang tergabung dalam PPNI diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas dan kapasitasnya sebagai perawat. Dalam mendukung program PPNI ke depannya diharapkan PPNI bisa melaksanakan kaji tiru ke kabupaten lain,” katanya. her








