RANTAU – Sekretaris Daerah Kabupaten Tapin Dr H Sufiansyah beserta asisten Ekobang Taufiqurrahman dan Kabag Prokopim Achmad Ebet Riyadi saat menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Kemendagri yang digelar secara video conference, bertempat di Grand Qin, Banjarbaru, Senin, (10/02).
Seperti yang diutarakan Plh Bupati Tapin H Sufiansyah, dalam menekan angka inflasi, ia meminta kepada para pedagang pasar raya di Kabupaten Tapin agar tidak melakukan penimbunan barang khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.
“Sudah menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin untuk mengambil langkah-langkah cepat dan tepat dalam mengendalikan inflasi di daerah. Beberapa upaya telah dilakukan pemerintah daerah salah satunya memberikan bibit cabai kepada masyarakat,” tegasnya.
Seperti yang dikatakan H Sufiansyah, dalam pengendalian inflasi, kami akan segera berkoordinasi dengan seluruh OPD terkait dan TPID Kabupaten Tapin untuk memastikan pasokan barang kebutuhan pokok tetap stabil.
“Pengawasan terhadap distribusi barang akan diperketat, khususnya untuk komoditas yang diperkirakan mengalami kenaikan harga seperti Gula Pasir, minyak goreng, Telur, dan daging ayam ras menjelang bulan suci Ramadhan, “ujarnya.
“Selain itu, kami juga akan memperkuat sinergi dengan pihak distribusi dan pasar untuk memastikan harga tetap terkendali. Namun semua itu perlu dukungan semua pihak seperti pedagang yang tidak melakukan penimbunan barang untuk mengambil keuntungan,” paparnya
“Untuk itu kita meminta kepada para pedagang dihimbau tidak melakukan penimbunan bahan pokok,” pintanya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Tapin MZ Wal Aidi Rakhmat mengatakan bahwa pihaknya pada bulan suci Ramadhan akan melaksanakan operasi pasar murah di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Tapin.
“Adanya pasar murah ini selain untuk menstabilkan harga bahan pokok juga sebagai upaya pemantauan harga di pasar,” tambahnya. her








