• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juli 10, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

Menteri ATR : 42 Persen Tanah di Kalsel Belum Terpetakan

Juli 31, 2025
in Pemprov Kalsel
MENTERI ATR/BPN Nusron Wahid berfoto bersama Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK usai penyerahan sertipikat di Banjarbaru.

MENTERI ATR/BPN Nusron Wahid berfoto bersama Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK usai penyerahan sertipikat di Banjarbaru.

Share on FacebookShare on Twitter

BANJARBARU – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/BPN, Nusron Wahid mengakui, dari petan tanah di Kalsel sekitar 3,7 juta hektar sebagian besar merupakan areal penggunaan lain (APL) sekitar 2,05 juta hektar dan 1,6 juta hektar kawasan hutan.

“Dari 2,05 juta hektar APL di Kalsel tersebut, baru sekitar 1,2 juta hektar yang dipetakan, terdaftar dan memiliki sertipikat,” ujarnya di Gedung Dr KH Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, Kamis (31/7).

Hal itu terungkap saat Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid menyampaikan sambutan dan sekaligus sosialisasi pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat masyarakat hukum adat di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2025.

Sosialisasi pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda dan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, HM Syarifuddin, MPd dan Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK.

Artinya, sebut Menteri Nusron, masih ada sekitar 850 ribu hektar lahan APL di Kalsel atau sekitar 42 persen yang tidak terpetakan, terdaftar dan memiliki sertipikat.

Menurut Nusron, dari 850 ribu tanah di Kalsel yang belum terpetakan, terdaftar dan bersertipikat itu, mungkin termasuk tanah hak adat dan tanah ulayat.

Karena itu, sebut Nusron, pihaknya berharap pemegang tanah yang masih belum terpetakan, terdaftar dan bersertipikat tersebut hendaknya segera mendaftarkan untuk mendapatkan perlidungan hukum dari negara.

“Saya khawatir jika tanah adat atau tanah ulayat dan tanah lainnya di Kalsel yang belum bersertipikat tersebut dimasa mendatang akan menjadi konflik kepentingan, karena itu hendaknya segera didaftarkan,” katanya.

Dia mengakui, sudah banyak terjadi di daerah lainnya adanya pencaplokan tanah adat atau tanah ulayat, karena belum memiliki sertipikat sehingga terjadi konflik antara masyarakat dan pemangku adat.

“Saya tidak ingin adanya konflik akibat saling caplok tanah tersebut terjadi di Kalsel, karena itu hendaknya segera daftarkan tanah masing-masing agar memiliki kekuatan hukum,” katanya.

Menteri Nusron juga mengingatkan kepala daerah di Kalsel, bahwa saat ini masih ada sekitar 363.680 bidang tanah atau sekitar 355.491 hektar tanah yang sertipikatnya diterbitkan sejak tahun 1960 hingga 1997.

“Sertipikat yang diterbitkan sejak tahun 1960 hingga 1997 tersebut tumpang tindih sehingga berpotensi terjadinya konflik pertanahan dan di Kalsel ini termasuk tinggi dan berada di atas nasional,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Muhidin dalam sambutan tertulis dibacakan Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas sosialisasi pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat di Kalsel.

Sosialisasi ini, sebut Muhidin, diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemangku kepentingan di Kalsel atas aturan tentang pertanahan.

“Kami berusaha memfasilitasi dalam penetapan tanah ulayat di Kalsel dan mengupayakan untuk melibatkan pemangku adat dalam upaya mencari keadilan,” katanya.

Selain itu, Muhidin juga berharap melalui sosialisasi ini masyarakat dan pemangku kepentingan memahami aturan sehingga ke depan dapat mengurangi konflik pertanahan di banua.

Dalam kesempatan sosialisasi itu, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid menyerahkan sertipikat antara lain diterima Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin atas tanah milik Pemprov Kalsel. ani

 

Related Posts

GUBERNUR Kalimantan Selatan H Muhidin didampingi Kepala BPBD Provinsi Kalsel Ronny Eka Saputra di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Karhutla tahun 2026 menyerahkan bantuan alat pemadam kebakaran kepada empat daerah di Kalsel.

Gubernur Muhidin Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla 2026

Juli 8, 2026
WAKIL Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman saat menerima amanah untuk memimpin KONI Kalsel lima tahun kedepan yang diserahkan Ketua Umum KONI Provinsi Kalsel periode 2015-2026, H Bambang Heri Purnama, disela Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Provinsi Kalimantan Selatan 2026.

Wagub Terpilih Jadi Ketua KONI Kalsel 2026-2030

Juli 8, 2026
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel tahun 2026

Gubernur Pimpin Rapat Pemantapkan Persiapan Hari Jadi ke-76

Juli 8, 2026
Sekdaprov Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin saat menyambut kunjungan kerja spesifik Ketua Komisi IV DPR RI, Hj Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto di VIP Room Pemprov Kalsel, di Banjarbaru

Sekdaprov Kalsel Sambut Kunjungan Spesifik Komisi IV DPR RI

Juli 8, 2026
Next Post
BUNDA Forum Anak Daerah Kabupaten Kotabaru Suci Anisa Rusli berfoto bersama usai menerima Plakat Suara Anak Daerah dari FAD Saijaan pada rangkaian Peringatan HAN 2025.

Kotabaru Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Berita Terkini

GUBERNUR Kalsel H Sahbirin Noor.

Paman Birin: Keahlian Manajerial Sangat Diperlukan

Februari 22, 2024
Dr Andi Tenri Sompa

Ketua KPU Harap Dana Hibah Pilkada HST Terselesaikan

November 2, 2023
TIM PKM-PM berfoto bersama dengan kader kesehatan dan ibu hamil.

Tim Galuh Barakat Gelar Pelatihan ASI Eksklusif

Juli 10, 2024
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?