KOTABARU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI di Gedung KNPI (Mahligai Kotabaru), Senin (1/9).
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kotabaru Ir Kamirudin MSi di wakili sekretaris dinas Dr H Asriady Sulaiman SIP MSi mengatakan, lomba ini bertujuan menanamkan minat baca sejak dini sekaligus melestarikan kekayaan cerita rakyat Nusantara.
Ia menyampaikan, lomba bertutur bukan hanya melatih keberanian anak dalam bercerita, tetapi juga mengasah daya ingat, kemampuan berbahasa, serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
“Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu kita bekali dengan kemampuan literasi. Melalui lomba ini, mereka bisa lebih mengenal cerita rakyat daerah, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk tampil di depan umum,” ujarnya.
Sebanyak 21 peserta dari berbagai SD/MI di Kotabaru khususnya dari Kecamatan Pulau Laut Utara, Pulau Laut Sigam, dan Pulau Laut Tengah ikut ambil bagian. Mereka membawakan beragam cerita rakyat, seperti Legenda Putri Junjung Buih, Asal Mula Sumur Manggurak, Hikayat Saijaan, dan Ikan Todak, hingga Batu Menangis.
“Lomba bertutur ini memiliki aturan khusus, di antaranya peserta tidak diperbolehkan membaca teks saat bercerita, dan durasi maksimal hanya 10 menit. Dewan juri menilai berdasarkan aspek penampilan, intonasi, ekspresi, serta penguasaan cerita,” ucapnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca pada anak-anak, serta memperkenalkan khazanah cerita rakyat Kotabaru kepada generasi muda.
“Dengan terbiasa membaca dan mendengar cerita, anak-anak akan memiliki imajinasi luas dan karakter yang kuat. Inilah salah satu misi kita mendukung peningkatan indeks literasi di Kotabaru,” jelasnya
Menurut Asriady, lomba bertutur merupakan program nasional yang dilaksanakan berjenjang mulai tingkat kabupaten/kota hingga nasional.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti di tahun 2025 saja, tetapi terus berlanjut untuk menjaga kelestarian budaya serta mendorong lahirnya generasi yang cinta literasi. yga








