• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 9, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

BRIDA Optimalkan Dukungan Riset Pengembangan Pesantren Modern

Februari 12, 2026
in Pemprov Kalsel
Mahasiswa Kelautan Tewas Kecelakaan
Share on FacebookShare on Twitter

 

BANJARBARU – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya kalangan pemuda, sebagai fondasi pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027 di Aula Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (10/2).

Thaufik menjelaskan, tema FKP yang berfokus pada penguatan SDM sejalan dengan misi pertama Pemprov Kalsel serta janji Gubernur terkait pengembangan pesantren modern.

Ia memaparkan, struktur demografi Kalimantan Selatan saat ini didominasi generasi muda. Komposisi penduduk terdiri dari Post Gen Z sebesar 11,29 persen, Gen Z 28,3 persen, Milenial 26,59 persen, Gen X 22,55 persen, Baby Boomer 10 persen dan Pre-Boomer 1,2 persen.

Sementara itu, kelompok usia pemuda 16-30 tahun mencapai 25,16 persen dari total penduduk, artinya satu dari empat penduduk Kalimantan Selatan adalah pemuda.

“Saya kira hal itu merupakan potensi besar yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ia mengungkapkan masih terdapat pemuda yang masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, and Training). Rata-rata pemuda NEET di Kalimantan Selatan mencapai 21,17 persen, dengan angka tertinggi di Kabupaten Kotabaru sebesar 29,95 persen dan terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 14,14 persen.

Meski demikian, capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kalimantan Selatan tergolong baik, yakni mencapai 40,90 persen dan berada di atas rata-rata nasional. APK SMA sendiri tercatat sebesar 78,21 persen.

Namun, tingkat pengangguran pemuda masih menjadi perhatian, terutama di Kota Banjarmasin yang mencapai 15,43 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 13,41 persen. Secara keseluruhan, tingkat pengangguran pemuda di Kalimantan Selatan berada pada angka 10,89 persen.

Selain itu, Thaufik menambahkan, meskipun tingkat kemiskinan Kalimantan Selatan termasuk dua terendah secara nasional setelah Bali, daerah ini tetap menghadapi kerentanan ekonomi.

Hal tersebut ditandai dengan menurunnya jumlah kelas menengah sejak 2021 hingga 2024, serta melambatnya pertumbuhan sektor pertambangan yang selama ini menjadi kontributor utama perekonomian daerah.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya transformasi pembangunan ekonomi yang didukung penguatan SDM dan inovasi, sehingga generasi muda memiliki peluang kerja yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan trsebut, Thaufik juga memaparkan peran BRIDA Kalsel dalam mendukung pengembangan pesantren modern sebagai bagian dari implementasi janji Gubernur Kalimantan Selatan.

Ia menyampaikan riset pengembangan pesantren modern telah diselesaikan pada tahun 2025 melalui kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), UIN Antasari dan Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Hasil riset menunjukkan pesantren di Kalsel memiliki kekuatan pada tradisi diniyah dan pembinaan akhlak, namun masih memerlukan penguatan pada bidang sains dan teknologi, kewirausahaan berbasis praktik, serta pembinaan kebugaran fisik. Model pesantren modern tersebut rencananya akan diuji melalui dua kelas prototipe yang ditempatkan di SMA Banua.

“Kita ingin menghadirkan model pesantren modern yang tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga realistis untuk diterapkan, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, fisik dan spiritual,” pungkasnya. MC Kalsel/dam/ani

 

Related Posts

Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin saat memberi arahan terkait pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan lahan gambut

Gubernur Terus Pantau dan Turun Padamkan Api di Lahan Gambut

Oktober 7, 2026
Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Selatan, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi usai membuka pelatihan berkesempatan mengunjungi Rumah Kemasan yang dikelola Balai Pelatihan Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan

Ketua BKOW Kalsel Dorong Perempuan Aktif Gerakan Organisasi

Oktober 7, 2026
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin didampingi Sekdaprov Kalsel, HM Syarifuddin saat menerima kunjungan kerja Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, Adriaan Palm, di Rumah Dinas Gubernur Kalsel di Banjarmasin

Gubernur H Muhidin Terima Dubes Belanda

Oktober 5, 2026
Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Dinansyah saat menyerahkan bibit pohon disela memperingati Hari Habitat Sedunia tahun 2026

Pemprov Kalsel Dorong Peningkatan kualitas RTLH

Oktober 5, 2026
Next Post
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman saat menerima silaturrahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos, di kediamannya di Jakarta

Wagub Kalsel terima Silaturahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos

Berita Terkini

ANGGOTA DPRD Kalsel Dr H Karlie Hanafi Kalianda SH MH saat menyampaikan sosialisasi peraturan tentang Perlindungan Anak di Desa Pendalaman Baru, Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu (2/12).

Karlie: Perjuangkan Harkat dan Martabat Anak

Desember 3, 2023
Hadir mendampingi Menpora Dito dalam konferensi pers ini di antaranya Deputi 2 Bidang Pengembangan Pemuda Raden Isnanta serta Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Dwijayanto Sarosa Putra.

Menpora Luncurkan Kemenpora x Saykoji Rap Challenge

Oktober 17, 2023
F:\ARSIP WEBSITE MATA BANUA\2023\DESEMBER\5\halaman 03 dan 10 edisi selasa 05 desember 2023\WhatsApp Image 2023-12-04 at 20.08.39.jpeg

Sukses Gelar Piala Dunia U-17, Presiden Minta PSSI dan Kemenpora Jajaki Tuan Rumah Piala Dunia U-20 tahun 2025

Desember 4, 2023
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?