KOTABARU – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kotabaru menggelar pertemuan rutin yang kali ini dilaksanakan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Kabupaten Kotabaru, dengan mengusung tema; Peran Perempuan dalam Menjaga Lingkungan: Pemanfaatan Eco Enzyme dari Dapur untuk Bumi yang Lebih Baik.
Kegiatan di Gedung Ratu Intan Lt 2, Selasa (7/7), ini dihadiri pengurus serta anggota organisasi wanita se-Kabupaten Kotabaru dan berlangsung penuh antusias.
Tema yang di angkat menekankan pentingnya peran perempuan sebagai garda terdepan dalam menjaga kelestarian lingkungan, dimulai dari lingkungan keluarga dan rumah tangga. Melalui pemanfaatan Eco Enzyme yang dibuat dari limbah organik dapur, masyarakat diajak mengurangi sampah sekaligus menghasilkan cairan serbaguna yang ramah lingkungan.
Ketua pelaksana dari WKRI Kabupaten Kotabaru Tri Wahyu Ningsih menyampaikan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan perempuan mengenai pengelolaan sampah organik yang sederhana namun bermanfaat.
“Dengan memanfaatkan sisa buah dan sayur dari dapur, Eco Enzyme dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tanaman, hingga membantu menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Sementara, Ketua GOW Kabupaten Kotabaru Siti Khadijah Syairi Mukhlis mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang dinilai sejalan dengan upaya mendukung gerakan peduli lingkungan.
“Perempuan diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga agen perubahan yang mampu mengedukasi keluarga dan masyarakat sekitar tentang pentingnya pengelolaan sampah dengan bijak, demi mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menghasilkan produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga mengajak kepada seluruh organisasi wanita yang tergabung dalam GOW Kotabaru agar terus menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, serta aktif berpartisipasi dalam berbagai program sosial, pendidikan, ekonomi, kesehatan maupun plestarian lingkungan.
“Saya yakin organisasi perempuan di Kotabaru khususnya dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya. yga








