KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui satuan polisi pamong praja dan pemadan kebarakan mengikuti kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Aksi Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) melalui Zoom Meeting, sekaligus menggelar gotong royong, donor darah, hingga pasar murah di halaman Limbur Raya, Jumat (10/7) pagi.
Gerakan Aksi Indonesia ASRI merupakan bagian dari upaya bersama mendukung Program Bersih Nasional, sekaligus memperkuat peran satpol-PP dan pemadam kebakaran dalam menciptakan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadan Kebakaran Drs Yudi Ridhani MSi mengatakan, dalam pelaksanaan Zoom Meeting Pencanangan Gerakan Aksi Indonesia ASRI ini juga dilaksanakan di seluruh Indonesia, dengan pusat pencanangan di Malang.
Selain itu, satpol-PP dan pemadam kebarakan juga menggelar gotong royong di fasilitas umum sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan Gerakan Aksi Indonesia ASRI.
“Selain mengikuti Zoom Meeting, kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong atau pembersihan fasilitas umum di tempat masing-masing, dan di Kotabaru melaksanakan di Pasar Limbur Raya,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga merupakan langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi, dengan berkoordinasi bersama dinas terkait dalam menggelar berbagai kegiatan mulai dari pelaksanaan donor darah dan pasar murah.
“Kami juga berkoordinasi dengan dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan untuk melaksanakan pasar murah, karena pasar murah juga bagian dari Gerakan Aksi Indonesia ASRI. Untuk pasar murah, kita juga di support dari dinas koperindag, serta dinas ketahanan pangan dan pertanian. Antusias masyarakat cukup besar, dan kegiatan donor darah juga di support dari Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, satpol-PP seluruh Indonesia resmi ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai pelopor atau leader dalam program Gerakan Aksi Indonesia Asri. Gerakan ini berfokus pada penanganan darurat sampah nasional melalui pendekatan humanis, edukasi lingkungan, dan gotong royong.
“Untuk kegiatan ini kami tegaskan, satpol-PP dan pemadam kebakaran seluruh Indonesia jadi leader kegiatan ini, dan apabila ada perangkat daerah lain melaksanakan kegiatan pembersihan maupun penanaman pohon, kita bisa saling berkoordinasi untuk laporan ke pusat,” pungkasnya. yga








