BANJARMASIN – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi KaliĀmantan Selatan, Ka Hj Fathul Jannah Muhidin menutup kegiatan Penguatan Karakter Siswa SMA Negeri/Swasta se-Provinsi Kalsel pada Minggu (30/08) di Banjarmasin.
Kegiatan Penguatan Karakter Siswa SMA Negeri/Swasta 13 kabupaten/kota se-Kalsel itu diselenggarakan pada tanggal 28-30 Agustus 2026 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel dan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Selatan.
Ka Hj Fathul Jannah menyamĀpaikan rasa bangga kepada anggota Pramuka yang telah tuntas mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yakni pembelajaran tentang disiplin, kepeĀmimpinan, kerja sama, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian serta semangat untuk pantang menyerah.
Namun diingatkan, karakter tidak dibentuk hanya selama mengikuti perkemahan atau kegiatan Pramuka seperti ini. Karakter dibuktikan setelah kembali ke sekolah, kembali ke rumah dan kembali ke tengah masyarakat.
āBangsa ini tidak hanya memĀbutuhkan generasi yang pintar, tetapi membutuhkan generasi yang berĀkarakter, berintegritas, disiplin, tangguh dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Adik-adik adalah bagian dari generasi yang akan menentukan wajah Kalimantan Selatan dan Indonesia di masa depan,ā ucapnya.
Ka Hj Fathul Jannah juga menĀyamĀpaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kepala Dinas PendidiĀkan dan Kebudayaan beserta jajarannya, pelatih, panitia serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.
Istri Gubernur Kalsel, H Muhidin ini mengajak untuk menjadikan kepramukaan sebagai salah satu kekuatan dalam memĀbangun generasi muda Kalimantan Selatan yang berkarakter, berprestasi, berjiwa kepemimpinan, cinta tanah air dan siap mengabdi kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Dong menĀyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah non formal yang memiliki peran sentral dalam pembentukan watak, karakter dan kecakapan hidup generasi muda.
Untuk merealisasikan itu, sebut Muhammad, bidang pengembangan pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel memanĀdang perlu dipandang perlu melibatkan kepramukaan dalam pengembangan pendidikan berkarakter.
Muhammad juga menyebut, kegiatan ini diikuti 167 siswa SMA Negeri/Swasta dari 13 kwartir cabang Pramuka se Kalsel.
Sedangkan pelatih sebanyak enam orang dari Pusat Pelatihan dan Pendidikan Daerah ditambah fasilitator Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel sebanyak enam orang dan 17 orang dari panitia di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. sal/adpim/ani








