KOTABARU – Masjid Jami Baitul Abror menggelar Program Sosial Kemasjidan melalui Distribusi Bahan Pokok (Bapok) Murah untuk jamaah dan warga sekitar, Minggu (18/10) pagi. Program ini sendiri dijadwalkan rutin di gelar satu bulan sekali di halaman samping masjid tersebut.
Sebelum pelaksanaan bazzar bahan pokok murah, kegiatan di awali dengan safari dakwah yang di isi tausiyah subuh oleh Habib Ahmad Al Habsyi. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan jamaah untuk terus mendoakan orangtua yang telah meninggal dunia, serta mengamalkan kebaikan melalui wakaf Alquran.
Dari kegiatan tersebut, terkumpul sekitar 600 eksemplar wakaf Alquran dari jamaah sebagai bentuk sedekah jariyah.
Ketua Badan Pengelola (Banlo) Masjid Jami Baitul Abror Noor Ipansyah menjelaskan, program pasar murah ini merupakan gerakan dari warga untuk warga. Para donatur dan jamaah menitipkan dananya melalui dana sosial masjid, kemudian dibelikan bahan pokok dan di jual dengan harga murah dengan subsidi.
“Alhamdulillah, program sosial kemasjidan ini insha Allah satu bulan sekali akan mendistribusi bahan pokok murah. Konsepnya dari warga untuk warga, dari jamaah untuk jamaah,” katanya.
Untuk periode ini, lanjut dia, bahan pokok yang didistribusikan berupa beras, gula, dan minyak goreng. Pihak masjid juga mendapatkan dukungan subsidi tambahan dari Polres Kotabaru, kapolres, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta beberapa donatur lainnya, sehingga harga jual semakin terjangkau.
Noor Ipansyah menambahkan, kegiatan kali ini berbarengan dengan tausiyah subuh, sehingga antusias jemaah semakin tinggi.
Program tersebut juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah melalui dinas koperasi, perindustrian dan perdagangan, yang membantu menjembatani suplai bahan pokok dari bulog.
“Pemerintah bantu support ke bulog untuk suplai bahan pokoknya, kemudian kita yang mendistribusikan. Secara tidak langsung, program ini juga membantu menekan inflasi di daerah,” ujarnya.
Program ini mendapat apresiasi dari warga. Salah seorang penerima manfaat, Dewi, warga Gang Kapuk mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah, dengan diadakannya acara ini membantu perekonomian masyarakat,” ucapnya.
Ia pun berharap program ini dapat terus berlanjut dan berkembang, baik dari segi jenis bahan pokok maupun jumlah penerima manfaat, sebagai bentuk peran aktif masjid dalam pemberdayaan sosial ekonomi umat.
Adapun harga bahan pokok murah yang di jual untuk warga, di antaranya beras SHP Rp 53.000, gula 1 kg Rp 17.000, dan minyak 2 liter Rp 30.000. yga








