• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Februari 14, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

BRIDA Optimalkan Dukungan Riset Pengembangan Pesantren Modern

Februari 12, 2026
in Pemprov Kalsel
Mahasiswa Kelautan Tewas Kecelakaan
Share on FacebookShare on Twitter

 

BANJARBARU – Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya kalangan pemuda, sebagai fondasi pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2027 di Aula Bappeda Provinsi Kalsel, Selasa (10/2).

Thaufik menjelaskan, tema FKP yang berfokus pada penguatan SDM sejalan dengan misi pertama Pemprov Kalsel serta janji Gubernur terkait pengembangan pesantren modern.

Ia memaparkan, struktur demografi Kalimantan Selatan saat ini didominasi generasi muda. Komposisi penduduk terdiri dari Post Gen Z sebesar 11,29 persen, Gen Z 28,3 persen, Milenial 26,59 persen, Gen X 22,55 persen, Baby Boomer 10 persen dan Pre-Boomer 1,2 persen.

Sementara itu, kelompok usia pemuda 16-30 tahun mencapai 25,16 persen dari total penduduk, artinya satu dari empat penduduk Kalimantan Selatan adalah pemuda.

“Saya kira hal itu merupakan potensi besar yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pendidikan, keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja,” ujarnya.

Ia mengungkapkan masih terdapat pemuda yang masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, and Training). Rata-rata pemuda NEET di Kalimantan Selatan mencapai 21,17 persen, dengan angka tertinggi di Kabupaten Kotabaru sebesar 29,95 persen dan terendah di Kabupaten Tabalong sebesar 14,14 persen.

Meski demikian, capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi di Kalimantan Selatan tergolong baik, yakni mencapai 40,90 persen dan berada di atas rata-rata nasional. APK SMA sendiri tercatat sebesar 78,21 persen.

Namun, tingkat pengangguran pemuda masih menjadi perhatian, terutama di Kota Banjarmasin yang mencapai 15,43 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 13,41 persen. Secara keseluruhan, tingkat pengangguran pemuda di Kalimantan Selatan berada pada angka 10,89 persen.

Selain itu, Thaufik menambahkan, meskipun tingkat kemiskinan Kalimantan Selatan termasuk dua terendah secara nasional setelah Bali, daerah ini tetap menghadapi kerentanan ekonomi.

Hal tersebut ditandai dengan menurunnya jumlah kelas menengah sejak 2021 hingga 2024, serta melambatnya pertumbuhan sektor pertambangan yang selama ini menjadi kontributor utama perekonomian daerah.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya transformasi pembangunan ekonomi yang didukung penguatan SDM dan inovasi, sehingga generasi muda memiliki peluang kerja yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan trsebut, Thaufik juga memaparkan peran BRIDA Kalsel dalam mendukung pengembangan pesantren modern sebagai bagian dari implementasi janji Gubernur Kalimantan Selatan.

Ia menyampaikan riset pengembangan pesantren modern telah diselesaikan pada tahun 2025 melalui kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), UIN Antasari dan Universitas Islam Kalimantan (Uniska).

Hasil riset menunjukkan pesantren di Kalsel memiliki kekuatan pada tradisi diniyah dan pembinaan akhlak, namun masih memerlukan penguatan pada bidang sains dan teknologi, kewirausahaan berbasis praktik, serta pembinaan kebugaran fisik. Model pesantren modern tersebut rencananya akan diuji melalui dua kelas prototipe yang ditempatkan di SMA Banua.

“Kita ingin menghadirkan model pesantren modern yang tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga realistis untuk diterapkan, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, fisik dan spiritual,” pungkasnya. MC Kalsel/dam/ani

 

Related Posts

Gubernur: Manfaatkan Dana Transfer Pusat Secara Optimal

Gubernur: Manfaatkan Dana Transfer Pusat Secara Optimal

Februari 12, 2026
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin saat menyampaikan sambutan pada kajian muslimah di Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Ketua TP PKK Hj Fathul Jannah Ikuti Kajian Muslimah

Februari 12, 2026
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman saat menerima silaturrahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos, di kediamannya di Jakarta

Wagub Kalsel terima Silaturahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos

Februari 12, 2026
Gubernur Berkomitmen Atasi Banjir di Banua Anam

Gubernur Berkomitmen Atasi Banjir di Banua Anam

Februari 11, 2026
Next Post
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman saat menerima silaturrahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos, di kediamannya di Jakarta

Wagub Kalsel terima Silaturahmi Habib Basim bin Ahmad Al-Athos

Berita Terkini

C:\Users\Desain 01\Downloads\WhatsApp Image 2024-01-31 at 19.57.55.jpeg

Paman Birin Serahkan Dana Bagi Hasil Rp543 Miliar, Dimanfaatkan untuk Pembangunan ke Masyarakat

Januari 31, 2024
KETUA KPU Banjarmasin Rahmiyati Wahdah bersama anggota berfoto bersama Kapolresta Banjarmasin, Selasa (17/10).

Sabana: Petugas Akan Terlibat Penuh dalam Pengamanan

Oktober 17, 2023
SERAHKAN BANTUAN - Guru Supian Al Banjari didampingi Widi Gunawan saat menyerahkan bantuan empat ekor sapi untuk Haul Akbar ke-77 Habib Hamid bin Abbas Bahasyim atau Habib Basirih kepada Husin Luthfie, Buyut Habib Basirih, Selasa (28/11).

Haul Akbar Habib Basirih, Paman Birin Sumbang Empat Ekor Sapi

November 28, 2023
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?