• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, April 19, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Soal Bahaya BPA, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Desember 20, 2023
in Lifestyle
BPA bisa ditemukan di beragam jenis plastik, termasuk wadah makanan minuman

BPA bisa ditemukan di beragam jenis plastik, termasuk wadah makanan minuman

Share on FacebookShare on Twitter

Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr Karin Wiradarma, M Gizi, SpGK, mengungkapkan, hingga saat ini belum ada satu negara pun yang sudah melakukan uji bahaya bisfenol A (BPA) terhadap manusia. Menurut dia, yang berbahaya adalah BPA aktif. Sementara sebagian besar BPA yang masuk ke dalam tubuh manusia secara cepat akan dimetabolisme oleh hati menjadi BPA tidak aktif dan kehilangan efek endokrin atau estrogen yang ditakutkan.

“Hinggi kini belum ada satu negara pun yang sudah melakukan uji bahaya BPA terhadap manusia. Semua uji cobanya baru dilakukan terhadap hewan percobaan dan itupun secara in vitro dan itu tidak bisa dimaknai secara klinis langsung terhadap manusia karena metabolisme dan sel-selnya berbeda,” kata anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu, dikutip Ahad (17/12/2023).

Hal itu Karin sampaikan pada peluncuran buku ‘BPA’ yang diadakan di Jakarta belum lama ini. Pada kesempatan itu dia juga menjelaskan, beberapa studi di luar negeri menyebutkan, BPA diduga sebagai endokrin disruptor yang bisa mengganggu hormon estrogen yang bisa menyebabkan kanker ovarium, kanker payudara dan kanker prostat.

Tapi, menurut Karin, itu adalah BPA yang masih aktif. Sementara sebagian besar BPA yang masuk ke dalam tubuh manusia, kata dia, secara cepat akan dimetabolisme oleh hati menjadi BPA tidak aktif. Ketika menjadi BPA tidak aktif, maka tidak bisa lagi mengakibatkan efek endokrin ataupun estrogen seperti yang ditakutkan.

“Jadi, yang berbahaya itu adalah BPA aktif. Sementara, sebagian besar BPA yang masuk ke dalam tubuh manusia itu akan dimetabolisme di dalam hati menjadi tidak aktif dan akan dibuang melalui urin maupun feses,” jelas dia.

Menurut dokter spesialis gizi klinik itu, beberapa studi yang menyebutkan BPA telah menyebabkan gangguan perkembangan saraf anak juga diteliti menggunakan hewan percobaan. “Uji coba itu masih dilakukan terhadap hewan percobaan dan belum ke manusia. Itu tidak bisa dimaknai secara klinis langsung terhadap manusia karena metabolisme dan sel-selnya berbeda,” kata dia.

Begitu pula dengan studi lain di luar negeri yang menyebutkan bahwa BPA sebagai penyebab terjadinya obesitas dan penyakit kardiovaskular. Karin mengatakan itu juga masih menggunakan hewan percobaan. Dia menerangkan, studi tersebut menyebutkan, BPA memiliki efek yang sama seperti estrogen, dan bisa mempengaruhi sistem endokrin yang bisa mempengaruhi metabolisme gula.

Akibatnya, bisa terjadi resistensi insulin bahkan bisa membuat diabetes dan penyakit jantung pembuluh darah serta tekanan darah tinggi. Tapi, faktanya adalah tetap saja studi itu hanya dilakukan pada hewan coba maupun in vitro.

“Jadi, di laboratorium dan studi pada manusia sendiri masih terbatas, dan itu derajatnya masih studi observasional atau pengamatan. Studi tersebut juga dilakukan masih tidak seragam berdasarkan metodologinya. Kriteria eksklusinya dan skornya nilainya masih rendah karena masih belum seragam, sehingga belum dapat ditarik kesimpulan yang valid mengenai hubungan kausalitasnya,” kata Karin.

Dia menuturkan, untuk membuktikan BPA telah membahayakan kesehatan manusia atau bukan bisa dilakukan dengan studi Kohort, yang dilakukan terhadap manusia langsung. Studi itu dilakukan dengan peneliti mengikuti dari mulai terpapar hingga timbul penyakit dan semuanya.

“Tapi, kalau hanya mengamati saja tapi tidak melakukan eksperimen berikutnya yang lebih kuat lagi, itu belum bisa memastikan hubungan kausalitasnya,” ucap dia.

Tapi, lanjutnya, yang harus dilakukan untuk benar-benar bisa membuktikan BPA itu memang benar-benar berbahaya di dalam tubuh manusia adalah studi eksperimen. “Jadi, kita benar-benar melakukan percobaan, ada yang acak maupun yang tidak acak. Kalau acak tentunya akan lebih kuat karena tidak ada bias-biasnya,” ujar dia.

Dan yang paling tinggi lagi menurutnya adalah dengan melakukan critical appraisal. “Jadi, orang sudah melakukan penelitian dan kita mereview lagi atau mengkritisi kembali dari beberapa hal yang dinilai dari penelitian tersebut, apakah penelitian itu sahih, valid dan kuat,” jelas dia,

Karin juga menekankan, penggunaan BPA pada kemasan makanan masih dinyatakan aman oleh berbagai badan dunia, termasuk Indonesia. Mengenai efek negatif pada kesehatan yang selama ini sudah banyak isunya di masyarakat, menurutnya, itu belum terbukti kebenarannya.

“Karena, kita perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan desain lebih baik dan ideal untuk bisa menemukan hubungan kausalitasnya. Sampai saat ini memang belum ada penelitian dengan desain yang ideal dan kuat yang menemukan hubungan kausalitas tersebut. Sampai saat ini semua masih berupa penelitian di hewan coba maupun penelitian observasional,” jelas dia.rep

 

Related Posts

D:\2024\Januari 2024\29 januari 2024\11\Halaman 1-11 Senin\pakar.jpg

Pakar Gizi Beri Kiat Turunkan Berat Badan Lewat Pola Makan dan Aktivitas

Januari 28, 2024
D:\2024\Januari 2024\29 januari 2024\11\Halaman 1-11 Senin\makanan.jpg

Makanan Instan Walau Tak Asin Tetap Mengandung Tinggi Garam

Januari 28, 2024
D:\2024\Januari 2024\29 januari 2024\11\Halaman 1-11 Senin\8 cara.jpg

Cara Menghilangkan Bau Durian di Mulut dan Tangan

Januari 28, 2024
D:\2024\Januari 2024\29 januari 2024\11\Halaman 1-11 Senin\waspada.jpg

Waspada, 7 Kebiasaan Ini Bisa Menyebabkan Batu Ginjal

Januari 28, 2024
Next Post
D:\2023\Desember 2023\2112\11\Halaman 1-11 Kamis\cegah.jpg

Cegah Obesitas Bisa Dimulai dari Kurangi Kebiasaan Ngemil

Berita Terkini

BAGIKAN SNACK - Kapolsek KPL Kompol Boma Wedhayanto Purnomo dan Kapolsek Banjarmasin Barat Kompol Aris Munandar saat membagikan snack dan nasi ke jemaah Haul Abah Guru Sekumpul selaku penumpang kapal laut di ruang tunggu penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin (15/1) malam.

Ratusan Jemaah Haul Pulang Lewat Jalur Laut

Januari 16, 2024
HUT ke-59 Partai Golkar, Paman Birin Ziarah ke TMP Bumi Kencana

HUT ke-59 Partai Golkar, Paman Birin Ziarah ke TMP Bumi Kencana

Oktober 20, 2023
Kabid SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel H Syamsuri.

Kalsel Tambahan Enam SMK BLUD

Januari 15, 2024
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?