• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, April 23, 2026
  • Login
Tampirai.com
Advertisement
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Tampirai.com
No Result
View All Result
Home Pemprov Kalsel

Gubernur Ajak Semua Sinergi Jaga Kawasan Rawan Kebakaran

Juli 30, 2025
in Pemprov Kalsel
PLT Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalimantan Selatan, Dr HM Muslim (dua dari kanan) saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) supervisi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel.

PLT Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalimantan Selatan, Dr HM Muslim (dua dari kanan) saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) supervisi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel.

Share on FacebookShare on Twitter

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Dr HM Muslim mengajak agar memperkuat sistem koordinasi antar lembaga dalam Rapat Koordinasi (Rakoor) Supervisi Pengendalian Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) di Kalsel, Banjarbaru, Selasa (29/7).

Rapat yang dipimpin Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, HM Muslim didampingi sejumlah pimpinan instansi vertikal yakni Irjen Kementerian Kehutanan RI, Komjen Pol Drs Djoko Poerwanto, Inspektur III pada Itjen Kemenhut, Andri Gunawan dan Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Kalimantan, Yudho Shekti Utiko.

Tampak hadir juga Tenaga Ahli Gubernur (TAG), Prof Dr Ir H Gusti Muhammad Hatta dan Sugiarto Sumas, Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hj Fatimatuzzahra, Plt Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai.

Dalam layar ditampilkan tentang peta monitoring hari tanpa hujan berturut-turut akhir Juni-pertengahan Juli 2025 dan prediksi puncak musim kemarau juga disampaikan oleh BMKG Kalsel.

Pada rapat itu dibahas mengenai tim work dan rencana pembasahan/perendaman Ring I Landasan Ulin untuk melindungi Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru dari dampak karhutla.

Kemudian, rencana penetapan status Siaga Karhutla Provinsi Kalsel, mengingat sudah dua Kabupaten menetapkan siaga darurat, yaitu Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kota Banjarbaru.

Selain itu, rencana Apel Siaga Karhutla di bulan Agustus 2025, serta rencana pengusulan OMC ke BMKG.

“Atas nama Pemprov Kalsel, Bapak Gubernur mengucapkan selamat datang di Banua kami. Terkait Karhutla adalah fenomena yang terus terjadi setiap tahunnya, tentu saja kita ketahui bahwa Kalsel memiliki lahan rawa gambut sehingga menimbulkan kerawanan bencana karhutla,” kata Gubernur Kalsel, H Muhidin.

Menurut Gubernur, Karhutla ini dapat mempengaruhi dampak kesehatan masyarakat, sektor pertanian dan perekonomian, bahkan antar negara, terlebih di Kalsel memiliki bentangan alam yang sangat kaya sekali maka tantangan menjaga kawasan itu agar tidak terbakar.

H Muhidin juga mengingatkan seluruh stakeholder agar dapat bersinergi dalam menjaga kawasan yang rawan terbakar, khususnya di daerah objek vital atau ring 1 yaitu kawasan Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.

“Akibat karhutla yang terjadi kebakaran, sangat menggangu aktivitas masyarakat sekitar. Baik itu transfortasi darat, pelayanan publik dan akses perekonomian hingga stabilitas keseluruhan, maka perlu kita menyatakan siaga dari kebakaran hutan,” tegas Gubernur.

Melalui rapat supervisi pengendalian Karhutla, H Muhidin ingin adanya hasil penguatan lembaga serta evaluasi dari sistem deteksi dini dan sarana pemadaman.

Diharapkan juga dapat meningkatkan koordinasi antar daerah atau lintas sektor sehingga pencegahan tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga proaktif.

Sementara itu, Irjen Kemenhut, Komjen Pol Drs Djoko Poerwanto menyebut ada dua peristiwa Karhutla yang kerap terjadi yaitu kebakaran dan pembakaran.

Menurut Djoko, pembakaran itu pasti memiliki motif kepentingan tersendiri, tentunya mengarah terhadap tindakan kejahatan.

“Dalam rakoor itu menjadi satu, tidak ada lagi tuh pusat, daerah dan bagian lainnya, hal terpenting menentukan identifikasi persoalannya apa sehingga potensi kebakaran itu ditekan seminim mungkin,” kata Djoko Poerwanto.

Setiap situasi, Djoko Poerwanto mengaku pasti ada perbaikan untuk merumuskan hal-hal yang berkaitan dalam pengendalian Karhutla, demi kepentingan masyarakat sekitar. Dengan begitu, dia pun mengajak masyarakat agar menghindari dari penyebab kebakaran, dengan bersama-sama dan mudah menghentikan karhutla.

Dalam arahan Irjen Kemenhut yaitu identifikasi persoalan, arahan satu kebijakan kejelasan tindak, komunikasi berita positif, pemantauan dan komunikasi sebagai Baseline perbaikan untuk perubahan pola pengendalian kebakaran (menyelesaikan ketidaktahuan untuk mengatasi permasalahan temuan).

“Kelembagaan pengendalian kebakaran dalam hal permudahan penganggaran, bukan hanya pemadaman api saja,” tegasnya.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hj Fathimatuzzahra mengatakan bahwa akan ada gelar apel siaga karhutla, karena melihat situasi dan kondisi di Kabupaten HSS dan Kota Banjarbaru telah berstatus siaga darurat.

Pemprov Kalsel, sebut Ibu Aya (sapaan akrabnya) juga menaikkan statusnya dan tinggal menunggu surat keputusan (SK) Gubernur, dengan itu maka kita mendapatkan pendanaan untuk pengendalian Karhutla, baik itu BMKG dan BPBD Kalsel.

“Kita telah bekerjasama dengan lintas instansi yaitu TNI/Polri dan stakeholder lainnya juga untuk membangun posko dalam waktu dekat,” ungkap Ibu Aya.

Selain itu, Fathimatuzzahra mengatakan bahwa pembukaan pintu air juga dilakukan agar pembasahan lahan ditiap titik api. Berdasarkan data kementerian kehutanan, dia menyebut ada 1.400 titik api (hotspot).

“Sebagian besar itu masuk ke dalam Areal Penggunaan Lain (APL) dan saat ini yang terdata dari BPBD Kalsel sekitar 20 hektare itu terbakar dalam kawasan hutan, sisanya itu di luar area hutan. Keduanya pun itu akan tetap kita cegah,” pungkasnya.

Ibu Aya ingin mengaktifkan kembali Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kalsel, setiap KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) diberlakukan seperti di Tahura Sultan Adam dan sebagainya. “Karhutla dapat dicegah secepatnya agar tidak membesar,” katanya. adp/ani

 

Related Posts

Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Selatan, H Hasnuryadi Sulaiman saat menjadi salah satu narasumber pada diskusi dalam rangka peringatan 96 tahun PSSI, di Jakarta

Wagub Kalsel Jadi Narasumber Peringatan 96 Tahun PSSI

April 20, 2026
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalsel pada pembukaan pelatihan Sosialisator Nilai-Nilai 45 yang diinisiasi oleh LVRI dalam memperkuat karakter dan semangat Kebangsaan di lingkungan pendidikan

Gubernur Dukung Pelatihan Sosialisator Nilai-Nilai 45 bagi Guru

April 20, 2026
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Dr Rahmaddin (dua dari kanan) saat menyimak ceramah agar dalam rangka memperkuat mental ASN di lingkungan Pemprov Kalsel

Penguatan Mental ASN Guna Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

April 20, 2026
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin dikalungi syal saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Kalsel periode 2025-2029 di Banjarmasin

Gubernur Kalsel Hadiri Pengukuhkan Pengurus PSMTI

April 19, 2026
Next Post
MENTERI ATR/BPN Nusron Wahid berfoto bersama Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin dan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK usai penyerahan sertipikat di Banjarbaru.

Menteri ATR : 42 Persen Tanah di Kalsel Belum Terpetakan

Berita Terkini

GUBERNUR Kalsel Sahbirin Noor didampingi Pj Bupati Tala Syamsir Rahman foto bersama dengan pejabat dan ulama, pada peringatan Hari Jadi ke-58 Kabupaten Tanah Laut, Selasa (5/12). 

Kemeriahan Harjad ke-58 Kabuapten Tala

Desember 5, 2023
JURU Bicara TPD Ganjar-Mahfud Kalsel M Lutfi Rahman usai nonbar debat capres yang ketiga.

PDIP Pastikan Ganjar Lebih Unggul

Januari 8, 2024
GUBERNUR Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor ketika menyerahkan sertifikat Pendidikan Kursus Kader Pelaksana Nasional (Suskalaknas) Resimen Mahasiswa (Menwa) kepada seorang peserta kursus di Rindam VI Mulawarman, Banjarbaru, Senin (11/12). 

Kader Menwa Diminta Kawal Kondusifitas Banua

Desember 11, 2023
Tampirai.com

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan

Kunjungi Kami

No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • International
  • Indonesia
  • Hukum & Kriminal
  • Pemprov Kalsel
  • Kota
    • Banjarmasin
    • Banjarbaru
  • Daerah
    • Batola
    • Balangan
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Hulu Sungai Utara
    • Tabalong
    • Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Tanah Laut
    • Martapura
    • Tapin
  • Ekonomi & Bisnis
  • Ragam
    • Entertainment
    • Technology
    • Opini
    • Food
    • Travel
    • Lifestyle

Jl Yudistira XII No. 16 RT. 18 Kompleks Bumi Pemurus Permai Banjarmasin 70248 tampirai.com © 2023

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?