RANTAU – Penjabat (Pj) Bupati Tapin M Syarifuddin MPd beserta jajaran meninjau jalan yang sempat putus di Bitahan Baru, sekaligus memantau aset daerah di Kecamatan Lokpaikat, Sabtu (8/6).
Dengan menggunakan motor trail, Pj Bupati Tapin bersama pimpinan SOPD terkait dan muspika kecamatan ikut bersama dalam rombongan memantau aset jalan dan aset pemerintah lainnya di Kecamatan Lokpaikat.
Hadir dalam rombongan, perwakilan Dinas PUPR Kalsel, Kepala Dinas PUPR Rizkan Noor ST, Kadis LH Ir H Nordin MS, Kepala Bappelitbang Dr Meidy Haris Prayoga, Kadis Perkimtan Yumanto AP MAP, Kepala BPBD H Raniansyah, Camat Lokpaikat Arie Wijaya SE, Kepala Desa Bitahan Baru Safarudin, serta anggota Polsek dan Koramil Lokpaikat.
Pada kunjungan di Desa Bitahan Baru, rombongan di sambut perwakilan PT Energi Batubara Lestari untuk bersama-sama memantau langsung ruas jalan yang sempat longsor dan sekarang sudah di buat jalan alternatif menuju Kecamatan Piani.
Untuk diketahui, sebelumnya terjadi longsor di ruas jalan Bitahan Baru, akses jalan satu-satunya menuju Kecamatan Piani. Saat ini pihak perusahaan sudah membuat jalan alternatif untuk masyarakat melintas.
Pj Bupati Tapin M Syarifuddin mengatakan, karena jalan ruas jalan yang longsor secara kewenangannya jalan kabupaten, namun secara status dan fungsi adalah jalan strategis provinsi. Hal itu karena ada proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Tapin di Kecamatan Piani.
“Ruas Bitahan-Miawa yang terdampak longsoran ini masih belum di hibahkan oleh pihak PT EBL kepada Pemkab Tapin, jadi masih tanggung jawab sepenuhnya oleh pihak perusahaan untuk menangani badan jalan yang terdampak longsoran agar tidak memutus akses masyarakat di delapan desa Kecamatan Piani,” paparnya.
Usai meninjau ruas jalan yang longsor, pj bupati beserta rombongan juga meninjau aset milik pemerintah lainnya, yakni instansi pengolahan lumpur tinja di Kecamatan Lokpaikat. her








