“Kami percaya anak-anak mempunyai hak untuk di dengar dan dilibatkan dalam pembangunan,” – Ketua FAD Saijaan Muhammad Ralphe Julio Mananta.
KOTABARU – Bunda Forum Anak Daerah Kabupaten Kotabaru Suci Anisa Rusli menerima Plakat Suara Anak Daerah dari Forum Anak Daerah (FAD) Saijaan pada rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Minggu (3/8).
Plakat dan Piagam Suara Anak Daerah ini merupakan hasil dari musyawarah serta diskusi mendalam yang melibatkan anggota FAD Kotabaru, sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA) melalui partisipasi aktif anak dalam pembangunan.
Dokumen ini merepresentasikan berbagai aspirasi, kebutuhan, dan harapan anak-anak terhadap kondisi yang mereka alami, serta menjadi bentuk konkret melibatkan anak dalam perencanaan dan pengawasan pemenuhan hak-hak anak.
Ketua FAD Saijaan Muhammad Ralphe Julio Mananta menyebutkan, Plakat Suara Anak Daerah ini merupakan hasil curahan hati anak-anak di Kotabaru melalui berbagai kegiatan partisipatif.
“Suara ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi harapan sebagai generasi muda untuk turut membangun daerah yang ramah, aman, dan layak bagi semua anak. Kami percaya anak-anak bukan hanya objek yang harus dilindungi, tetapi juga sebagai subjek yang mempunyai hak untuk di dengar dan dilibatkan dalam pembangunan,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bunda Forum Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotabaru, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan ruang kepada anak-anak untuk menyampaikan suara mereka.
Sementara, Kepala DPPPAPPKB Kotabaru Sri Sulistyani menambahkan, suara anak merupakan refleksi dari tanggung jawab bersama dalam membangun lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.
“Forum Anak Daerah bukan hanya menjadi simbol, tetapi juga wadah penting bagi anak-anak untuk belajar demokrasi, berpikir kritis, serta menjadi pelopor dan pelapor dalam pemenuhan hak anak di lingkungannya. Kami akan memastikan suara ini tidak hanya di dengar, tetapi juga ditindaklanjuti dalam kebijakan dan program daerah,” tegasnya.
Penyerahan Plakat Suara Anak Daerah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran anak sebagai pelopor dan pelapor (2P) dalam mewujudkan Kabupaten Kotabaru sebagai Kabupaten Layak Anak.
Kegiatan ini juga mendorong keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam merespons secara nyata aspirasi anak-anak yang telah disampaikan.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru bersama seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang optimal bagi seluruh anak di Bumi Saijaan. yga








